Tags

, ,

Sistem Keuangan Global

Sistem keuangan suatu negara tidak dapat berdiri sendiri namun saling terkait dan terintegrasi dengan sistem keuangan di negara lain secara global.

Suatu kejadian yang menimpa sistem keuangan di suatu negara akan membawa pengaruh pada sistem keuangan di negara lain. Sebagai contoh penurunan indeks saham di suatu negara dapat berpotensi membawa risiko penurunan indeks harga saham di negara lain karena investasi dapat dilakukan di dalam negeri maupun lintas negara.

Oleh karena itu, dalam melakukan investasi Anda perlu memperhatikan risiko-risiko yang tidak hanya muncul dari produk itu sendiri namun juga dari risiko eksternal.

Risiko berinvestasi

Risiko yang melekat (inherent risk)

Setiap produk yang ditawarkan oleh bank, termasuk produk perbankan syariah memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing. Produk-produk tersebut selain menjanjikan hasil keuntungan tertentu, juga mengandung risiko yang melekat. Oleh karena itu, Anda perlu memahami karakteristik produk sebelum memanfaatkannya.

Perlu diketahui bahwa tidak semua produk yang ditawarkan oleh bank adalah murni produk bank. Produk yang murni perbankan misalnya tabungan, giro, deposito, kredit dan pembiyaan syariah. Sedangkan produk reksadana dan bancassurance adalah produk investasi dan asuransi yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan lain dan dipasarkan melalui bank sebagai agen penjualan (selling agent). Sebagai agen penjualan, bank tidak bertanggungjawab atas kinerja produk reksadana dan bancassurance tersebut.

Risiko yang melekat pada tabungan, giro, dan deposito misalnya kemungkinan terjadinya kesulitan penarikan atau pencairan dana apabila terdapat permasalahan pada bank tempat menyimpan dana tersebut. Risiko yang melekat pada produk lainnya seperti reksadana, misalnya penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana berbasis saham karena terjadinya penurunan harga portofolio saham untuk reksadana tersebut.

Risiko Eksternal

Selain risiko yang melekat, setiap produk juga memiliki risiko eksternal yang dipengaruhi oleh kondisi perekonomian dalam negeri dan luar negeri, maupun kondisi psikologis masyarakat. Risiko eksternal antara lain dapat berasal dari :

  • Pergerakan indeks harga saham.
  • Pergerakan nilai tukar mata uang.
  • Pergerakan tingkat suku bunga.
  • Krisis keuangan di negara lain.
  • Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kondisi keuangan.
  • Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap stabilitas politik.
  • Rumor yang berkembang.

Mengurangi risiko

Sebelum memanfaatkan produk yang ditawarkan bank, Anda perlu memahami risiko yang mungkin timbul serta mengetahui cara mengurangi risiko tersebut. Pemerintah telah menyediakan saran untuk mengurangi risiko produk tabungan, giro, dan deposito melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Salah satu syarat penjaminan LPS adalah suku bunga yang diberlakukan sesuai dengan yang ditetapkan LPS. Untuk produk reksadana dan bancassurance, Anda perlu membaca dan memahami dengan teliti risiko produk tersebut sesuai dengan yang diperkirakan. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi, Anda berhak meminta bank menjelaskan syarat dan ketentuan yang berlaku mengenai produk investasi yang akan Anda manfaatkan.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menyimpan Dana dan Berinvestasi

  • Kenali dengan baik lembaga keuangan tempat Anda menyimpan atau menginvestasi uang Anda.
  • Ketahui dan pahami setiap risiko yang melekat pada produk keuangan yang Anda manfaatkan karena setiap jenis simpanan dan investasi pasti mengandung risiko.
  • Sesuaikan jenis simpanan dan investasi dengan tingkat risiko yang dapat Anda terima.
  • Bersikap rasional dalam menghadapi penawaran investasi yang memberikan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat.
  • Ingatlah bahwa setiap jenis simpanan dan invesati yang memberikan imbal hasil tinggi umumnya memiliki risiko yang tinggi pula.
  • Bertindaklah secara rasional dan pahamilah karakteristik produk yang akan Anda manfaatkan.