Tags

, , , , ,

BI Banten Luncurkan Gerakan Keuangan Inklusif

Serang (AntaraBanten) – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten bekerja sama dengan perbankan Banten akan meluncurkan “Gerakan Keuangan Inklusif 2013”, yaitu suatu program komprehensif untuk meningkatkan akses masyarakat kepada jasa pelayanan perbankan.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ilhanuddin Wahab di Serang, Kamis, mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengakses dan berinteraksi dengan perbankan di provinsi Banten yang dikemas sedemikian rupa yang digelar pada pameran “Banten Expo 2013, 20-23 September.

Pameran yang diselenggarakan dalam rangkaian memperingati Hari ulang tahun (HUT) Provinsi Banten yang genap berusia 13 tahun pada 4 Oktober mendatang itu, BI Perwakilan Provinsi Banten ikut memeriahkannya dengan menggelar berbagai acara menarik.

“Ini merupakan momen penting khususnya bagi masyarakat Banten. Untuk kami (BI) dan Perbankan Banten, akan mengikuti stan Banten Expo. Tujuannya sekaligus untuk meningkatkan akses masyarakat kepada Perbankan,” kata Ilhanuddin.

Ia menjelaskan, keberadaan Bank Indonesia dan Perbankan pada acara Banten Expo dan gerakan keuangan inklusif 2013 menghadirkan sarana bagi masyarakat untuk mengakses dan berinteraksi dengan perbankan di Provinsi Banten.

“Stand perbankan terdiri atas kantor perwakilan BI Provinsi Banten dan kantor cabang bank yang tergabung dalam Badan musyawarah perbankan daerah Serang dan Cilegon,” katanya.

Pada pembukaan Banten Expo 2013, lanjut Ilhanuddin, yang akan dihadiri Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, direncanakan akan dilakukan penandatanganan akad kredit dengan nominal sekitar Rp20 miliar kepada 31 debitur UMKM (Usaha mikro kecil dan menengah).

“Sebagai salah satu wujud upaya memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat, juga akan diserahkan buku tabunganku kepada 200 siswa,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Unit Komunikasi dan Kordinasi Kebijakan BI Perwakilan Provinsi Banten, Moh Nuryazidi mengatakan, untuk rangkaian stand akan menyediakan kegiatan yang menarik seperti klinik perbankan yang dibuka selama Banten Expo 2013.

Tujuannya agar masyarakat dan UMKM dapat berkonsultasi mengenai produk dan jasa bank untuk mendapatkan informasi pembiayaan perbankan, kata Nuryazidi seraya menambahkan masyarakat juga dapat menukarkan uang yang tidak layak edar pada kegiatan kas keliling pada 21-23 September, yang juga diisi dengan sosialisasi keaslian uang rupiah.

“Selanjutnya masyarakat juga dapat menyaksikan koleksi uang dari museum Bank Indonesia yang didatangkan langsung dari Jakarta,” ungkapnya.

Berkenaan dengan tugas Bank Indonesia melakukan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi harga komoditas antara lain bawang merah dan cabai merah, yang telah dikemas dalam acara dalam bentuk unik berupa demo masak dan obrolan santai bertema “Tanaman pangan masuk pekarangan” bersama Chef Haryo Pramoe.

“Kami berharap acara yag diselenggarakan pada Minggu (22/9) dapat menginspirasikan masyarakat untuk mandiri menanam bawang merah dan cabai merah sebagai bahan masakan,” tutur Nuryazidi.

Ia menambahkan, selain itu rangkai acara akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan lomba yakni, lomba foto Branchless Banking, cerdas cermat tentang ekonomi, keuangan dan perbankan untuk siswa SMA, mewarnai gambar gedung Bank Indonesia untuk siswa taman kanak-kanak, kuis tabunganku dan bankers idol untuk perbankan.

“Tidak lupa berbagai hiburan meriah dipersembahkan berupa pertunjukan rampang bedug oleh Banten Heritage, Operet tabunganku oleh pustama Rumah Dunia dan musisi lokal lainnya,” imbuh  Nuryazidi.

 

Sumber : Kantor Berita Antara