Tags

, , , , , , , ,

 

timthumb.php

CILEGON, BANPOS – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cilegon Mandiri (CM) yang berdiri sejak 12 tahun lalu kembali melebarkan sayapnya dengan membuka Kantor Kas di Cilegon, Rabu (7/5). Berlokasi di Jalan Kubang Laban Pengantungan Baru, Kota Cilegon, kantor kas ini dioperasikan guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Peresmian ini dihadiri oleh Wakil Walikota Cilegon Edi Hariadi, Manajer Bank Indonesia cabang Banten Muhammad Nuryazidi, Direktur BPRS CM Tb Abdul Nasser dan para undangan dari jajaran pemerintahaan Kota Cilegon.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh Wakil Walikota Cilegon didampingi oleh Manager Bank Indonesia cabang Banten dan Direktur Bank Syariah Cilegon Mandiri.

Edi Hariadi dalam sambutannya mengatakan, kehadiran BPR Syariah Cilegon Mandiri adalah berkat dorongan masyarakat untuk membantu para pengusaha yang kekurangan modal usaha untuk bersama-sama membangun Kota Cilegon.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah berpartisipasi dengan hadirnya Bank Usaha Milik Daerah ini,” kata Edi saat menyampaikan sambutannya.

Edi menerangkan, pengelaolaan dana nasabah di kantor kas BPRS CM yang pertama di Merak, tahun lalu mencapai Rp2 miliar. Sedangkan untuk kantor kas Cilegon ditarget bisa mengelola dana nasabah hingga Rp3 miliar per tahun. “Saya menghimbau masyarakat untuk mempercayai BPRS sebagai wadah yang membantu pengusaha kekurangan modal, termasuk untuk kebutuhan perbankan lain, seperti tabungan dan deposito,” terangnya.

Ia mengungkapkan, BPR Syariah Mandiri Cilegon merupakan salah satu bank kebanggaan Kota Cilegon dengan perkembangan yang signifikan. Tercatat, pada tahun 2008 lalu, data aset bank menunjukan kenaikan mencapai 9 persen.

Rasio pembiayaan yang disalurkan terhadap dana pihak ketiga yang telah diterima oleh bank (Financing to Deposit Ratio) mengalami kenaikan mencapai 126 persen dan pendapatan bank naik 10 persen. Sementara itu, untuk tahun 2014 ini aset yang dimiliki oleh BPRS Cilegon mencapai Rp70 miliar.

“Dari aset yang kecil mencapai Rp45 miliar ini, BPRS Cilegon telah berkembang mencapai Rp70 miliar. Semoga di 2014 ini perkembangannya akan lebih cepat dan akan mengejar target sesuai RKA (Rencana Kerja) diatas Rp2 miliar PAD berarti dapat menyimpan keuntungan minimal Rp6 miliar dalam satu tahun,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Manager Bank Indonesia Provinsi Banten, Muhammad Nuryazidi, dengan hadirnya BPRS CM akan lebih berkembang pesat sehingga mampu melayani nasabah dengan berbagai kemudahaan yang diberikan.

“Saya berharap BPRS CM dapat lebih memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dan juga harus lebih berhati-hati dalam pengeluaran keuangan serta bisa lebih terbuka terhadap berbagai sektor,” ujarnya.

Terpisah, Direktur BPRS CM menggungkapkan, dengan kehadiran kantor kas ke-2 itu dapat menyumbang pendapatan Kota Cilegon minimal Rp3 miliar per bulan. “Kami harap, semua target dan keinginan ini mendapatkan keuntungan kurang lebih Rp45 hingga Rp50 miliar,” pungkasnya.(EUA/ENK)

 

Sumber : Bantenposnews.com